Pasar Modal Jatim Tumbuh Pesat, Investor Tembus 1,2 Juta dan Transaksi Melonjak 225 Persen

pemerintahan | 30 Mei 2026 07:45

Pasar Modal Jatim Tumbuh Pesat, Investor Tembus 1,2 Juta dan Transaksi Melonjak 225 Persen
Kantor Perwakilan Otoritas Jada Keuangan (OJK) Jawa Timur di Surabaya. (dok antara)

 

Secara keseluruhan, total transaksi saham pada Januari 2026 mencapai Rp72,74 triliun, meningkat 225,15 persen dibandingkan Januari 2025 yang sebesar Rp22,37 triliun.

 

Kemudahan akses melalui platform digital dinilai menjadi salah satu faktor utama yang mendorong aktivitas investasi. Investor kini dapat bertransaksi dengan lebih cepat dan efisien, sekaligus memperoleh akses informasi yang lebih luas.

 

Di sisi lain, nilai kepemilikan saham investor Jawa Timur pada Februari 2026 tercatat mencapai Rp159,28 triliun, meningkat 73,82 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut ditopang sentimen pasar yang membaik, kondisi ekonomi yang relatif stabil, dan meningkatnya kepercayaan investor.

 

Untuk instrumen reksa dana, nilai penjualan pada Desember 2025 mencapai Rp4,9 triliun, atau tumbuh 154,60 persen secara tahunan. Pertumbuhan ini didorong membaiknya kondisi pasar, menurunnya tekanan suku bunga, serta meningkatnya minat masyarakat terhadap instrumen investasi yang dikelola secara profesional.

 

Dari sisi jumlah nasabah, segmen institusi mencatat pertumbuhan signifikan sebesar 73,26 persensepanjang 2025. Hal ini menunjukkan semakin tingginya kepercayaan investor institusional terhadap reksa dana sebagai instrumen pengelolaan dana.

 

Sementara itu, pertumbuhan investor perorangan tetap berlanjut meski lajunya mulai melambat. Kondisi ini menandakan penetrasi investor ritel di Jawa Timur mulai memasuki fase yang lebih matang.