Jatim Tak Boleh Terlena, Kemendagri Minta Inovasi Daerah Terus Digeber

pemerintahan | 18 Mei 2026 19:53

Jatim Tak Boleh Terlena, Kemendagri Minta Inovasi Daerah Terus Digeber
Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kemendagri, Yusharto Huntoyungo (kiri) didampingi Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai saat Sosialisasi dan Pemantapan Inovasi Daerah di Dindik Jatim Surabaya. (dok antara)

 

Ia menjelaskan tantangan terbesar saat ini adalah membangun budaya inovasi yang kolaboratif antarlembaga. Selama ini, inovasi dinilai masih berjalan sendiri-sendiri atau bersifat silo antarorganisasi perangkat daerah.

 

Yusharto mencontohkan perlunya kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan Dinas Perhubungan untuk memperkuat layanan transportasi pelajar agar akses pendidikan semakin mudah dijangkau masyarakat.

 

Selain itu, Kemendagri juga tengah menyiapkan penilaian Innovation Government Award (IGA) 2026 yang kemungkinan akan dikaitkan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs) dan program prioritas nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

 

Menurutnya, terdapat 54 program prioritas nasional yang membutuhkan dukungan inovasi daerah agar target pembangunan dapat tercapai tepat waktu.

 

“Tanpa inovasi, akselerasi program tidak akan cukup tercapai hanya dengan cara-cara biasa,” tegasnya.