Investasi Tak Merata hingga Stunting Jadi Catatan Fraksi PDI Perjuangan

pemerintahan | 15 Mei 2026 09:49

Investasi Tak Merata hingga Stunting Jadi Catatan Fraksi PDI Perjuangan
Juru Bicara Fraksi PPP-PSI DPRD Jawa Timur, Erick Komala, saat menyampaikan pandangan akhir fraksi dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Timur. (foto ivan)

 

Meski begitu, Fraksi PDI Perjuangan tetap mengapresiasi capaian pendapatan daerah Jawa amanTimur tahun 2025 yang mencapai Rp29,88 triliun atau 104,65 persen dari target yang ditetapkan.

 

Sementara realisasi belanja daerah tercatat mencapai Rp31,20 triliun atau sekitar 93,82 persen dari target APBD.

 

Fraksi juga menyoroti besarnya ketergantungan Jawa Timur terhadap transfer pemerintah pusat. Karena itu, Pemprov Jatim diminta memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pengelolaan aset dan optimalisasi BUMD.

 

Sorotan paling tajam diarahkan kepada keberadaan BUMD yang dinilai belum sepenuhnya sehat dan profesional.

 

Fraksi PDI Perjuangan bahkan meminta dilakukan restrukturisasi total terhadap BUMD yang terus merugi dan tidak memberikan kontribusi signifikan terhadap PAD.

 

“BUMD jangan sampai hanya menjadi tempat parkir politik atau sekadar mesin kekuasaan. Pengelolaannya harus profesional dan transparan,” tegas Jubir Fraksi PPP-PSI DPRD Jawa Timu itu.