Tiga Negara Bidik Impor Urea dari Indonesia di Tengah Krisis Selat Hormuz

pemerintahan | 06 April 2026 07:17

Tiga Negara Bidik Impor Urea dari Indonesia di Tengah Krisis Selat Hormuz
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meninjau Gudang Bulog Panaikang bersama jajaran Bulog di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. (dok antarajatim)

“Yang penting Indonesia aman dulu, baru ekspor,” kata Rahmad.

Ia menjelaskan, Indonesia masih memiliki kapasitas produksi urea yang cukup besar, yakni sekitar 8,8 juta ton secara operasional. Sementara itu, kuota ekspor diperkirakan mencapai 1,5 juta ton, dengan penyaluran yang tetap fleksibel mengikuti kondisi domestik.

Selama ini, sejumlah negara seperti Australia, India, dan Filipina menjadi pasar utama pupuk urea Indonesia.