Menag Sebut Pesantren dan Kurikulum Cinta Solusi Pembentukan Karakter Anak

pemerintahan | 20 Juli 2025 20:06

Menag Sebut Pesantren dan Kurikulum Cinta Solusi Pembentukan Karakter Anak
Menag Nasaruddin Umar (tengah, baju putih) melakukn jalan santai bersama 1.099 anak Indonesia di CFD Jakarta. (dok kemenag)

“Mengajarkan agama itu harus menanamkan rasa cinta satu sama lain, cinta tanah air, cinta lingkungan hidup, dan cinta antar sesama tanpa membedakan agama apapun,” lanjut Nasaruddin.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi juga menyoroti pentingnya pendekatan edukatif yang menyenangkan dan membebaskan anak dari ketergantungan gawai.

“Salah satu penyebab kekerasan pada anak adalah pola asuh yang buruk dan penggunaan gadget yang tidak bijaksana. Maka kami kenalkan kembali permainan tradisional, supaya anak-anak tidak terpaku pada layar,” katanya.