Menurut Riana, kemudahan transaksi melalui telepon genggam menjadi salah satu faktor utama meningkatnya minat investasi emas digital, terutama di kalangan generasi milenial yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.
"Walaupun harga emas fluktuatif, naik turun, antusiasme masyarakat dari berbagai kalangan, terutama generasi muda yang lebih agile menggunakan handphone, tetap sangat tinggi," katanya.
Ia menyebut, lebih dari 50 persen pengguna aplikasi Tring berasal dari kelompok generasi milenial.
Selain menghadirkan layanan digital, Pegadaian juga terus memperluas edukasi mengenai investasi kepada masyarakat agar semakin memahami pentingnya memilih instrumen investasi yang aman dan sesuai kebutuhan.
"Literasi terus kami lakukan untuk mendukung cita-cita pemerintah sekaligus mendukung Indonesia Emas 2045," ujarnya.