SURABAYA, PustakaJC.co – Isu kesehatan mental di kalangan remaja kini menjadi perhatian serius di dunia pendidikan. Kondisi psikologis yang sehat dinilai sebagai fondasi penting untuk menunjang proses belajar, perkembangan sosial, serta kualitas hidup peserta didik di masa depan, Selasa (12/5/2026).
Psikolog dari Universitas Airlangga, Wiwin Hendriani, menegaskan bahwa program kesejahteraan psikologis atau well-being di lingkungan sekolah tidak boleh dipandang sebagai pelengkap semata. Menurutnya, jika tidak dirancang dan diterapkan secara tepat, persoalan kesehatan mental dapat berdampak panjang terhadap perkembangan remaja.
“Kesejahteraan dalam pendidikan bukanlah isu sampingan, ini adalah isu sentral. Di Asia Tenggara, tantangan yang dihadapi bukan hanya tingginya jumlah kasus, tetapi juga minimnya keterbukaan terhadap masalah kesehatan mental serta rendahnya akses terhadap layanan bantuan profesional,” ujar Wiwin. Demikian dikutip dari radarsurabaya.jawapos.com, Selasa (12/5/2026).