Berdasarkan jenis kelamin, TPAK laki-laki tercatat sebesar 86,55 persen, lebih tinggi dibanding perempuan yang berada di angka 63,23 persen. Keduanya mengalami kenaikan masing-masing sebesar 0,64 persen poin dan 0,42 persen poin dibandingkan tahun sebelumnya.
Dalam hal penyerapan tenaga kerja, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menjadi penyumbang terbesar dengan porsi 31,76 persen. Disusul sektor perdagangan besar dan eceran sebesar 18,62 persen, serta industri sebesar 14,38 persen.
Sebaliknya, sektor dengan penyerapan tenaga kerja paling rendah meliputi real estat sebesar 0,13 persen, pengadaan listrik dan gas sebesar 0,30 persen, serta pengelolaan air, sampah, dan daur ulang sebesar 0,39 persen.