Dampak Kenaikan BBM Non-Subsidi, Ekonom Ingatkan Risiko Inflasi dan Beban Subsidi

gaya hidup | 30 April 2026 21:09

Dampak Kenaikan BBM Non-Subsidi, Ekonom Ingatkan Risiko Inflasi dan Beban Subsidi
ISI BAHAN BAKAR — Sejumlah kendaraan mengantre pengisian bahan bakar di SPBU Margorejo, Surabaya. Penyesuaian harga BBM non-subsidi memicu kekhawatiran terhadap potensi kenaikan inflasi serta pergeseran konsumsi ke BBM bersubsidi. (dok tribunjatim)

Selain inflasi, ia menyoroti risiko migrasi konsumsi dari BBM non-subsidi ke BBM bersubsidi sebagai ancaman serius bagi fiskal negara. Peralihan pengguna dari Dexlite ke Bio Solar maupun dari Pertamax Turbo ke Pertamax dinilai dapat meningkatkan beban anggaran pemerintah.

“Jika pengguna high-end justru beralih ke BBM subsidi, maka tujuan penghematan anggaran bisa berbalik menjadi beban karena volume subsidi yang membengkak,” tegasnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, diperlukan pengawasan distribusi BBM bersubsidi yang lebih ketat, termasuk optimalisasi penggunaan QR code di SPBU serta integrasi data kendaraan. Edukasi kepada masyarakat juga dinilai penting agar penggunaan BBM tetap sesuai spesifikasi mesin dan tidak menimbulkan kerusakan.