SURABAYA, PustakaJC.co – Upaya pelestarian seni tradisi di Kota Surabaya terus menunjukkan perkembangan yang positif. Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) terus memberikan dukungan nyata kepada komunitas seni, khususnya ludruk dan reog. Senin, (20/4/2026).
Langkah strategis kini tengah disiapkan melalui transformasi Dewan Kesenian menjadi Dewan Kebudayaan Surabaya. Perubahan ini dinilai mampu memperluas cakupan perhatian terhadap sektor budaya sekaligus memperkuat eksistensi seni tradisi di Kota Pahlawan. Demikian dilansir dari surabaya.jawapos.com, Senin, (20/4/2026).
Pendiri Komunitas Ludruk Luntas, Robert Bayonet, mengapresiasi dukungan yang selama ini diberikan oleh Pemkot Surabaya kepada pelaku seni. Menurutnya, perhatian terhadap kesenian tradisional seperti ludruk sudah cukup terasa, meskipun masih perlu ditingkatkan.
Terkait
1 bulan yang lalu
Kejar Meta Tanpa Ribet, Ini Tujuh Sinyal Akun Game Anda Perlu “Boost”
4 minggu yang lalu
Hati-Hati Makan Lebaran Asam Urat Bisa Kambuh Seketika
1 bulan yang lalu
Masyarakat Diminta Tak Borong BBM, Gunakan Sesuai Kebutuhan Jelang Mudik