SURABAYA, PustakaJC.co - Lonjakan transaksi digital saat Lebaran 2026 diikuti ancaman serius. Bank Rakyat Indonesia (BRI) mengingatkan nasabah untuk waspada terhadap modus penipuan berbasis file .APK yang marak beredar melalui pesan instan.
Momentum libur Lebaran selalu identik dengan meningkatnya aktivitas digital, mulai dari belanja online hingga transfer uang ke keluarga. Namun di balik itu, potensi kejahatan siber juga ikut meningkat. Dilansir dari gresiksatu.com, Selasa, (17/3/2026).
BRI menilai periode ini menjadi waktu rawan karena tingginya intensitas komunikasi digital masyarakat. Salah satu modus yang kini banyak ditemukan adalah pengiriman file aplikasi berformat .APK melalui platform pesan seperti WhatsApp.
File tersebut kerap disamarkan sebagai undangan, informasi paket, dokumen pajak, hingga notifikasi layanan resmi. Padahal, ketika diunduh dan dipasang, file itu bisa mengandung malware berbahaya.