SURABAYA, PustakaJC.co – Terik matahari di siang hari menjadi momen yang pas untuk rehat sejenak dari aktivitas. Di waktu seperti ini, menikmati hidangan hangat bisa menjadi pilihan yang tepat, salah satunya Soto Madura Umik Syarofah yang berada di kawasan Jembatan Kalijudan, Selasa (5/5/2026).
Kuliner ini menjadi salah satu favorit warga setempat. Rasa kuahnya yang gurih dan kaya rempah membuat banyak orang ketagihan dan kembali datang untuk mencicipinya.
Soto Madura sendiri merupakan makanan khas dari Pulau Madura. Ciri khasnya terletak pada kuah kaldu berwarna kuning yang kental dengan bumbu, disajikan dengan potongan daging sapi pilihan yang menambah kelezatan.
“Iyot cong, benyak oreng nyandek ka’ nak ken terro ngakan, tank soto ya paleng ebbek jukok en cong,” ujar Hajah Syarofah, pedagang soto.
Tak sedikit pengunjung yang datang karena penasaran dengan cita rasanya yang sudah dikenal luas. Keunikan rasa inilah yang menjadikan Soto Madura Umik Syarofah tetap diminati di tengah banyaknya pilihan kuliner.
Di era sekarang, berbagai kuliner asing semakin mudah ditemui dan diminati, terutama oleh kalangan muda. Namun, kuliner lokal seperti Soto Madura tetap memiliki daya tarik tersendiri dengan cita rasa khas yang tidak tergantikan.
Kuliner tradisional tidak hanya soal rasa, tetapi juga menjadi bagian dari identitas budaya yang perlu dijaga dan dilestarikan. (frchn)