Menurutnya, Surabaya Vaganza tahun ini terasa berbeda karena digelar pada malam hari dengan konsep parade cahaya yang memukau. Penampilan berbagai komunitas, kendaraan hias, atraksi budaya, hingga pesta kembang api sukses membuat suasana Kota Pahlawan semakin semarak.
Eri menyebut masuknya Surabaya Vaganza ke KEN 2026 menjadi hadiah istimewa pada Hari Jadi ke-733 Kota Surabaya (HJKS). Selain berdampak pada sektor pariwisata, event tersebut juga dinilai mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.
“Di Surabaya Vaganza semua komunitas ikut dan okupansi hotel naik, UMKM juga bergerak luar biasa,” ujarnya.
Ia mengungkapkan selama rangkaian agenda budaya berlangsung, kunjungan wisata ke Surabaya meningkat sekitar 12,5 persen. Sementara tingkat okupansi hotel mengalami kenaikan sekitar 4 persen.
“Surabaya Vaganza dan Rujak Uleg kemarin masuk KEN, ekonomi kita bergerak, naik semua,” tambahnya.