Parkir Non Tunai Surabaya Raup Rp550 Juta, Retribusi Naik Lewat Digitalisasi

surabaya | 06 Mei 2026 10:39

Parkir Non Tunai Surabaya Raup Rp550 Juta, Retribusi Naik Lewat Digitalisasi
BERI PENJELASAN - Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Trio Wahyubowo, saat memberikan penjelasan di Surabaya. Upaya Pemkot Surabaya dalam mendorong digitalisasi layanan parkir mulai menunjukkan hasil positif. Penerapan sistem parkir non tunai di tepi jalan umum mencatat pendapatan sekitar Rp550 juta hingga April 2026. (dok tribunjatim)

Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Trio Wahyubowo, menambahkan bahwa pihaknya terus mendorong masyarakat untuk beralih ke sistem pembayaran digital yang lebih transparan dan akuntabel.

“Kami harapkan masyarakat mendukung pembayaran parkir non tunai. Sudah kami fasilitasi QRIS, kartu uang elektronik, dan voucher,” ujarnya.

Ke depan, penguatan sistem QRIS dinamis juga akan dilakukan melalui kerja sama dengan Bank Jatim, dengan skema kode QRIS yang dikalungkan langsung kepada petugas parkir untuk memudahkan transaksi di lapangan.