Manajer Tata Usaha dan Humas PAM Surya Sembada, Louis Andilun Gatu, mengungkapkan bahwa hasil investigasi awal mengarah pada faktor kondisi tanah sebagai penyebab utama kebocoran.
Ia menjelaskan, perubahan kontur tanah tersebut memberikan tekanan tambahan pada sambungan pipa utama hingga akhirnya memicu kerusakan dan semburan air.
Hingga siang hari, progres perbaikan dilaporkan telah mencapai sekitar 90 persen. Setelah tahap perbaikan fisik selesai, tim teknis akan melanjutkan proses normalisasi aliran air ke pelanggan secara bertahap.