JAKARTA, PustakaJC.co – Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Situbondo, KH Azaim Ibrahimy, mendorong agar isu kekerasan di lingkungan pesantren menjadi salah satu materi penting dalam Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama, Konferensi Besar (Konbes), hingga Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama.
Usulan tersebut disampaikan menjelang pelaksanaan Munas dan Konbes yang akan digelar oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama di Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, pada 20–21 Juni 2026. Dilansir dari nu.or.id, Selasa, (9/6/2026).
Menurut Kiai Azaim, pembahasan mengenai kekerasan di pesantren perlu menjadi perhatian serius para ulama, kiai, dan tokoh agama di lingkungan NU. Ia menilai forum-forum strategis organisasi menjadi tempat yang tepat untuk merumuskan langkah pencegahan sekaligus memberikan penjelasan yang utuh kepada masyarakat.
“Persoalan itu harus menjadi perhatian penting para ulama, kiai, dan tokoh agama di kalangan NU,” ujarnya di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat, (5/6/2026).