KH Miftachul Akhyar Menyebut Kesempurnaan Nikmat Tidak Cukup dengan Ketaatan

bumi pesantren | 27 Mei 2025 08:17

KH Miftachul Akhyar Menyebut Kesempurnaan Nikmat Tidak Cukup dengan Ketaatan
Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar pada saat mengisi kajian Syarah Al-Hikam di kediamannya, Pondok Pesantren Miftachus Sunnah, Surabaya, Jawa Timur. (dok nuonline)

“Kalau sudah seperti itu, maka Allah menyempurnakan kepada kita semua nikmat-Nya,” lanjut Abuya.

Kiai Miftach menjabarkan, nikmat lahiriah bisa berupa kelancaran rezeki, kemudahan hidup, dan ketenangan menjalankan syariat. Sementara nikmat batin lebih dalam, mencakup keteguhan iman, keyakinan terhadap balasan amal, serta kedekatan maknawi kepada Allah SWT.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa tantangan zaman kini sangat berat. Iman bisa goyah hanya karena godaan duniawi.